Yogyakarta adalah salah satu kota yang
paling indah di Indonesia. Dataran subur Yogyakarta telah menjadi tempat
lahirnya budaya Jawa, di mana peninggalan budaya Hindu setempat sangat
terikat pada nilai-nilai Islam. Eklektisisme indah ini terwujud dalam
kehidupan warga Yogyakarta dengan adanya Keraton Yogyakarta tergeletak
di pusatnya, menjadikan Yogyakarta lekat dengan nilai luhur budaya dan
keramahan kehidupan warganya. Atas dasar inilah kemudian Yogyakarta
dijuluki sebagai kota budaya.
Yogyakarta,
atau biasa disebut Jogja, juga dikenal sebagai salah satu kota
pariwisata terkenal di Indonesia. Terletak di bagian tengah-selatan
pulau Jawa dan memiliki kontur geografis yang lengkap, mulai dari
pegunungan hingga pantai, menjadikan beberapa lokasi di Jogja sebagai
objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Wisata kuliner juga
merupakan daya tarik tersendiri dari kota Jogja, dimana beranekaragam
makanan khas Jogja, kuliner nusantara, dan juga jenis kuliner lainnya
dapat dengan mudah dinikmati di berbagai restoran ataupun warung lesehan
yang terus tersedia selama 24 jam.
Yogyakarta saat ini memiliki sekitar
110 sekolah dan perguruan tinggi. Dimana lebih dari 20% penduduk
produktifnya adalah pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai
penjuru daerah di Indonesia, menjadikan kota Yogyakarta juga dikenal
sebagai kota pelajar dan pendidikan.
Lingkungan
yang nyaman dan aman, keindahan alam, aktivitas budaya yang terpadu
dalam kehidupan keseharian warga masyarakat Jogja serta biaya hidup yang
relatif murah merupakan alasan tersendiri untuk menjadikan Jogja
sebagai kota tujuan untuk melanjutkan studi.
Akomodasi
Sebagai
kota pelajar, dimana Jogja merupakan salah satu kota tujuan pilihan
untuk studi, pilihan tempat tinggal yang tersedia cukup beragam dengan
fasilitas dan tarif yang bervariasi. Mulai dari rumah sewa (kontrak)
hingga sewa kamar kos. Kebanyakan mahasiswa memilih untuk menyewa kamar
kos, karena selain tarif sewa yang terjangkau, lokasinya pun relatif
dekat dengan kampus.
Transportasi
Semua
orang dapat dengan mudah datang ke Yogyakarta melalui fasilitas
transportasi baik dari Bandar Udara Adisutjipto, Stasiun Kereta Api Tugu
dan Lempuyangan, serta Terminal Bus Kota Giwangan. Untuk akses
transportasi dalam kota, tersedia beberapa pilihan transportasi
kendaraan umum seperti bus kota dan bus Trans Jogja dengan akses jalur
yang cukup strategis. Di samping itu, penggunaan sepeda motor atau mobil
pribadi kini juga merupakan kendaraan yang populer bagi mahasiswa,
ditambah tersedianya jalur khusus sepeda yang dibuat untuk memberikan
kenyamanan dan keamanan bagi pengendara sepeda.
Fasilitas Penunjang
Mahasiswa
dapat menghabiskan akhir pekan dengan beragam aktivitas olahraga dan
hiburan di berbagai tempat. Banyaknya pusat kebugaran, fasilitas
olahraga, pusat perbelanjaan, bioskop, serta fasilitas hiburan lainnya
menjadikan kota Yogyakarta nyaman untuk tinggal dan belajar. Selain itu
tersedianya pusat kesehatan masyarakat, apotek 24 jam dan rumah sakit,
termasuk diantaranya Jogja International Hospital, yang lengkap dan
mudah diakses memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang membutuhkan
layanan medis.
Fasilitas
penunjang studi bagi mahasiswa juga mudah ditemukan di Yogyakarta
antara lain perpustakaan, toko buku, jasa fotokopi, toko komputer dan
elektronik (teknologi informasi), dan warnet. Untuk layanan pengiriman
barang dan uang juga dapat dengan mudah dilayani dengan keberadaan
kantor pos, jasa pengiriman, bank dan ATM yang tersebar di dalam kota.
Biaya Hidup
Biaya
hidup di Yogyakarta relatif murah dibandingkan dengan kota lainnya di
Indonesia. Tetapi biaya hidup tersebut juga sangat tergantung pada gaya
hidup masing-masing mahasiswa.
Perkiraan Biaya Hidup dan Akomodasi (per bulan)
Tergantung Gaya Hidup
|
|
Pemondokan/ Sewa kos
Komunikasi
Transportasi
Makan dan minum
Buku
Rekreasi/lain-lain
|
Rp 100.000 s.d. Rp 1.200.000
Rp 100.000 s.d. Rp 200.000
Rp 100.000 s.d. Rp 250.000
Rp 400.000 s.d. Rp 700.000
Rp 100.000 s.d. Rp 250.000
Rp 200.000 s.d. Rp 400.000
|
Total
|
Rp 1.000.000 s.d. Rp 3.000.000
|
Disadur dari: http://international.fecon.uii.ac.id







0 komentar:
Posting Komentar